stay at home
stay at home

Diawal bulan April 2020, kehidupan manusia menjadi sangat berubah dari hari-hari biasanya, semua anak-anak sekolah di rumah, ibu-ibu yang sering jalan-jalan ke luar rumah untuk berbelanja sudah tidak dapat lagi berbelanja ke mall, Bapa-bapa yang tiap hari bekerja meninggalkan rumah, saat ini harus dirumahkan oleh perusahaan dimana dia bekerja, bahkan kalangan menengah kebawah, penjual jajanan pasar, penjual bakso, tukang es krim, tukang bubur, dll, yang menggunakan gerobak, semua tidak dapat bekerja lagi, karena semua tempat menjadi sepi. Dan semua orang menjadi takut untuk jajan sembarangan.

Ibu-ibu yang tidak pernah memasak, sekarang mulai memasak dirumah, bapa-bapa dan anak-anak yang sering keluyuran malam, sekarang berada dirumah dari pagi sampai malam, sepanjang waktu mereka sekarang dipaksa untuk berkumpul.

Ada keluarga yang menjadi lebih harmonis, ada keluarga yang menjadi semakin runyam karena terus berada di rumah, mereka yang tidak dapat merasa cukup dalam kebutuhan untuk makan dan hidupnya, menjadi panik dan gelisah, saling menyalahkan satu sama lain, semakin kuatir dibuatnya, padahal kepanikan dan kekuatiran tidak dapat menambah penghasilannya, atau menyelesaikan masalahnya.

Belum lagi orang-orang yang terkena virus corona, hidupnya dan keluarganya, ikut tergoncang, ketakutan yang sangat dalam menyerang seluruh keluarganya.

Semua orang pasti saat-saat ini merasakan perubahan yang terjadi di dalam kehidupannya. Terkadang ada sebuah pertanyaan, apakah yang akan/ atau harus saya lakukan di hari,minggu, bulan berikutnya?

Satu hal yang pasti, selama kehidupan ini berlangsung, kita hanyalah makhluk ciptaan Tuhan yang selalu harus terus mendekat dan berharap padaNya. pengharapan pada manusia sering mengecewakan, pengharapan padaNya selalu ada jalan keluar.

Inilah saatnya kita bertobat, dan berbuat baik pada sesama. Mulailah berbuat baik pada orang-orang terdekat kita, pada orang tua, suami, istri, adik,kakak kita. Hilangkan kesombongan keangkuhan hidup, nikmati kebersamaan yang Tuhan ciptakan saat ini bersama keluarga, Maka Tuhan sang pencipta akan mendatangkan berkatNya tepat pada waktunya.

Mulailah berbagi pada yang lebih lemah, Tuhan akan melihat dari surgaNya, dan akan membuka tingkap-tingkap langit untuk kita “bisa terus berbagi” untuk sesama.

Menaburlah kebaikan saat ini, maka Tuhan akan menumbuhkan taburan benih kebaikanmu menjadi pohon yang kuat dan berbuah lebat pada musimnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here