Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu, sebab tidak Kautinggalkan orang yang mencari Engkau, ya TUHAN (Mazmur 9:11)
Wanita,….jika kita belum mengenal seseorang, hubungan kita dengannya mungkin akan kaku. Berbincang-bincang seadanya. Basa basi. Tak kenal, maka tak sayang. Lain halnya jika kita sudah mengenal baik seseorang. Kita bisa membicarakan banyak hal dengannya, termasuk hal-hal pribadi. Sebab kita percaya kepadanya. Semakin dalam kita mengenal seseorang, semakin kita dekat dan percaya kepada orang tersebut.
Banyak orang kristiani sulit untuk percaya kepada Allah. Mengaku percaya benar-benar itu mudah. Namun, banyak orang masih sulit untuk hidup dengan iman bahwa Allah memelihara dalam hidup sehari-hari. Sulit untuk percaya bahwa Dia memedulikan setiap pergumulan yang
dihadapi. Buktinya, banyak anak Tuhan mudah menyerah pada ketakutan dan kekhawatiran hidup ini. Masalah yang datang menjadi tampak lebih besar daripada kuasa Tuhan.
Bagaimana kita dapat percaya penuh kepada Allah? Pemazmur mengungkapkan kuncinya. “Orang yang mengenal nama-Mu percaya kepada-Mu”. Kuncinya adalah pengenalan. Ada beberapa cara
tersedia bagi kita untuk mengenal Allah. Pertama, melalui firman-Nya. Kedua, melalui pengalaman kita berjalan bersama Allah. Ketika kita melakukan firman-Nya dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti akan melihat tangan Allah menyertai. Ketika kita hidup dalam ketaatan kepada-Nya, kuasa-Nya akan makin nyata terasa.
Lewat firman dan pengalaman kita berjalan dengan Dia, kita akan semakin mengenal Dia hari demi hari. Sudahkah Anda menghidupi dua hal ini? Mari kita mulai sejak sekarang
SEBERAPA DALAM KITA MENGENAL ALLAH,… SEDALAM ITU KITA BISA PERCAYA PADA-NYA




April 16th, 2010 at 10:50 am
kadang saya sendiri berpura-pura tidak mengenal Allah padahal Ia sudah begitu dekat dengan saya. dan itu saya lakukan ketika saya ingin memuaskan kedaginganku…
terima kasih Tuhan untuk kerinduanmu mengajakku kembali lewat artikel ini…Puji Tuhan semoga saya bisa melakukannya.